File Rahasia Kaisar Ferdy Sambo dan Konsorsium 303 Judi Online, 7 Jenderal Polri Terseret, Setorannya Segini…

Sampai sekarang insiden pembunuhan berencana kepada Brigadir J yang diinisiasi oleh Ferdy Sambo belum selesai.

Sekarang, muncul sebuah file rahasia Kaisar Sambo dan konsorsium 303 bisnis gelap yang dipimpin oleh Ferdy Sambo saat menjadi Satgasus Merah Putih.

Bisnis haram dengan nama file rahasia Kaisar Sambo dan konsorsium 303 Ferdy Sambo disebutkan antara lain judi online yang telah dikenal dengan kode 303 Ferdy Sambo bikin heboh.

Tersebarnya file rahasia Kaisar Sambo dan konsorsium kode 303 Ferdy Sambo judi online dalam bentuk PDF viral di setiap grup. Informasi yang berbentuk PDF tertulis judul yaitu Kaisar Sambo dan konsorsium kode 303.

Tersebar informasi bahwa Kaisar Sambo dan konsorsium 303 kode judi online bentuk PDF tersebut dijelaskan Ferdy Sambo dan Kroninya menerima setoran lebih dari 1,3 triliun pertahun.

Pada file PDF rahasia 303 Ferdy Sambo dijelaskan, uang triliunan dari bisnis gelap Satgasus yang dipimpin Ferdy Sambo juga mengalir ke 6 jendral bintang dua dan satu jendral bintang satu serta beberapa anak buahnya.

Informasi dalam bentuk PDF itu juga begitu rinci disebutkan para pengusaha dan orang-orang yang terlibat di dalam pusaran bisnis gelap yang dikomandai Ferdy Sambo tersebut.

Namun belum diketahui pasti dari mana asal muasal informasi bentuk PDF terkait bisnis gelap dengan Kode 303 tersebut.

Seperti diketahui, usai Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka. Banyak pihak yang mengaitkan bahwa jendral pangkat dua itu diduga menjadi komando dalam bisnis gelap. Salah satunya judi online dan sabu-sabu.

Selain itu, kasus tewasnya Brigadir J atau Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu menjadi gaduh. Karena awalnya tersangka Ferdy Sambo mengemasnya dengan skenario kebohongan.

Karena itu, Ferdy Sambo dan tiga pelaku lainnya ditetapkan menjadi tersangka. Keempatnya diancam dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan hukuman pidana maksimal hukuman mati, atau penjara seumur hidup, atau 20 tahun perjara.***