Jangan Panik Jika Tubuhmu Dipenuhi Tumor Fibroid / Kutil / Kulit Berlebih, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Kulit berlebih atau Tumor fibroid adalah tumor jinak pada jaringan ikat. Mereka muncul sebagai kutil pada kulit dengan ukuran hanya beberapa milimeter.

Mereka biasanya memiliki warna yang sama dengan kulit, tetapi mereka dapat berpigmen juga. Tumor fibroid mungkin tidak berbahaya, tetapi akan kurang enak dilihat bila jumlahnya lebih dari satu.

Bagi anda yang ada tumor fibroid/kulit berlebih di tubuh, begini cara menghilangkannya :

Tumor fibroid sebagian besar terjadi pada orang paruh baya pada daerah leher, ketiak, perut, bawah payudara, kelopak mata dan bagian tubuh lainnya. Setiap orang memiliki setidaknya satu fibroma pada kulit, sehingga ini bukanlah hal yang aneh.

Berikut adalah cara menggunakan cuka sari apel untuk menghilangkan tumor fibroid:

  • Cuci daerah sekitar fibroma hanya menggunakan air dan sabun.
  • Setelah itu, gunakan kapas yang dibasahi air untuk membersihkan fibroma dan biarkan kering.
  • Kemudian, rendam sepotong kapas dalam cuka apel.
  • Tempatkan kapas di fibroma dan tempelkan perekat di atasnya. Biarkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air.
  • Ulangi proses ini tiga kali sehari selama seminggu, fibroma akan mulai gelap dan akhirnya hilang.

Semoga bermanfaat ya.

Rahasia Dibalik Sunnah Mematikan Lampu Saat Tidur

Ketika hendak tidur, kita seringkali dianjurkan untuk mematikan lampu-lampu kamar. Tidur dalam keadaan gelap ini, merupakan sunnah Rasulullah. Dan kini banyak penelitian ilmiah modern yang ternyata memunculkan fakta menakjubkan dari perintah nabi tersebut.

Sebuah riset ilmiah terbaru menjelaskan bahwa tetap menyalanya lampu pada saat tidur akan mempengaruhi proses biologis yang ada di dalam otak manusia, dan hal tersebut akan menyebabkan gangguan-gangguan yang mengakibatkan kegemukan. Oleh karena itu para ilmuwan berpesan agar kita senantiasa mematikan lampu pada malam hari dalam rangka memelihara kesehatan tubuh dan otak.

Dan pesan yang baru diketahui oleh para ilmuwan pada abad 21 ini, telah disampaikan sebelumnya oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam sejak 14 abad yang lalu. Dirangkum dari berbagai sumber, ada banyak hadis nabi tentang sunnah memadamkan lampu ketika hendak tidur ini. Di antaranya:

1. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda dalam hadis shahih: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)

2. Dari Abu Musa radhiyallahu anhu, dia berkata: “Pada suatu malam terjadi kebakaran di salah satu rumah penduduk di Madinah (ketika penghuninya tertidur). Lalu hal itu diceritakan kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Beliau bersabda:” Sesungguhnya api ini adalah musuh kalian, karena itu apabila kalian hendak tidur, maka padamkanlah ia lebih dahulu.” (HR. al-Bukhari)

3. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu anhuma dia berkata; Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Tutuplah tempat air kalian, pintu rumah kalian, dan matikanlah lampu-lampu kalian, karena bisa jadi tikus akan menarik sumbu lampu sehingga mengakibatkan kebakaran yang menimpa para penghuni rumah.” (HR. al-Bukhari)

4. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minuman, tutuplah pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka ikatan tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tak mendapatkan penutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong batang kayu kecil di atas bejananya dan menyebut nama Allah, maka lakukanlah. Karena tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. Muslim)

5. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian pintu rumah, ikatlah kantong air tempat minuman, tutuplah bejana-bejana, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka pintu terturup, melepas ikatan tempat minum, dan membuka bejana. Dan sesungguhnya tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. imam Malik dalam al-Muwatha dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya dan dishahihkan oleh al-Albani rahimahumullah).

Dan masih ada lagi beberapa riwayat yang lainnya.

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata di dalam kitab Fathul Bari, menukil perkataan dari imam al-Qurthubi rahimahullah:” Perintah dan larangan dalam hadis ini adalah bentuk bimbingan (pengarahan).” Beliau mengatakan: Dan mungkin juga bermakna anjuran (sunnah).

Imam Nawawi rahimahullah menegaskan bahwa hal itu adalah sebagai bimbingan, karena hal itu adalah untuk kemaslahatan duniawi. Namun dikomentari bahwasanya hal itu terkadang dapat mendatangkan maslahat secara agama, yaitu penjagaan terhadap jiwa yang haram untuk dibunuh, dan penjagaan terhadap harta yang diharamkan untuk dihambur-hamburkan.

Dalam hadis-hadis ini disebutkan bahwa seseorang jika tidur seorang diri, dan di dalam rumahnya ada api, maka wajib bagi dia untuk memadamkannya sebelum tidur, atau melakukan sesuatu yang membuatnya aman dari kebakaran. Demikian juga kalau di dalam rumah ada sekelompok orang, maka wajib atas sebagaian mereka (memadamkannya), dan yang paling berkewajiban adalah yang paling terakhir tidur.”

Penjelasan ilmuwan modern tentang pentingnya memadamkan lampu saat tidur, di antaranya dari Biolog Joan Robert. Menurut dia, tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya. Hormon melatonin ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker p4yud4r4 dan kanker prostat. Orang yang tidur dalam kondisi gelap, maka tubuhnya bisa memproduksi hormon ini. Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melatonin akan berhenti.

Pentingnya tidur di malam hari dengan mematikan lampu juga diteliti oleh para ilmuwan dari Inggris. Peneliti menemukan bahwa ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekspresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia yang diadakan di London juga menyatakan bahwa orang bisa menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Wallahu A’lam